17 Kejadian Paling Kontroversial Dalam Sejarah Musik Rock

Bak nadanya yang terkenal cadas, dunia musik rock juga dikenal memiliki aura yang keras. Genre musik yang satu ini kerap menyimpan fakta-fakta kontroversial di setiap era.

Di ulasan kali ini, kami telah menyiapkan 16 fakta paling kontroversial di sejarah musik rock. Siapa saja pelakunya? Seperti apa perilaku kontroversial mereka?

1. Tertangkapnya The Rolling Stones

http://upload.kapanlagi.com/c.php?f=201211211855494_rollingstones03pa260411_50acc1454cf2d.jpg
Band legendaris asal Inggris, The Rolling Stones mulai menapak karirnya di dunia musik rock pada tahun 1962. Namun karir mereka tersendat pada tahun 1967. Kala itu Mick Jagger dan Keith Richards ditangkap akibat kepemilikan ganja dan heroin. Kejadian itu tentu saja langsung menampar publik musik rock mengingat kala itu The Rolling Stones sedang berada di puncak karirnya.

Pengaruh Musik Bagi Perkembangan Janin

Dapatkah musik mempengaruhi perkembangan otak janin? Jika demikian, komposer musik apa, genre, atau gaya akan membuat bayi saya lebih cerdas, lebih kreatif, lebih ramah, lebih baik atau lebih ?

Musik klasik dapat meningkatkan kemungkinan bahwa bayi Anda akan menghargai, dan bahkan dapat ditenangkan oleh suara musik – meskipun itu telah menunjukkan bahwa paparan musik dan sastra memiliki efek yang jauh lebih signifikan setelah bayi Anda benar-benar lahir daripada yang dilakukannya sebelum lahir. Dan jangan meremehkan kekuatan sentuhan dari orang tua.

Karena sang bayi juga mulai berkembang di rahim, maka membelai perut Anda juga dapat membantu memperkuat ikatan antara Anda dan bayi Anda.

Pastikan Anda melakukan itu semua untuk lebih dekat dengan bayi Anda. 
Musik memiliki nilai positif untuk meningkatkan kecerdasan, janin juga akan memiliki kemampuan mengingat atas apa yang ia dengar. Sekelompok ilmuwan dari Inggris memutarkan sebuah lagu pada janin usia 20 minggu. Kemudian, 2-3 minggu setelah lahir, mereka menguji respon bayi tersebut. Hasilnya dari penelitian menyimpulkan bahwa bayi mampu mengingat jenis musik yang pernah diperdengarkan dan menjadi tenang ketika musik tersebut di putar kembali. Hal ini merupakan bukti bahwa pada janin telah berkembang ingatan jangka panjang.

Baca lebih lanjut

Pentingnya Belajar Musik

Apa manusia perlu musik?

Mulai peradaban kuno sebelum masehi, manusia secara tidak disengaja senang akan adanya tabuhan-tabuhan atau bisa disebut perkusi (alat musik pengiring tak bernada). Sampai ditemukan alat musik bernada seperti alat musik petik, alat musik tiup, dan alat musik gesek. Berawal dari itu, menandakan kebutuhan manusia akan musik dan terus menciptakan alat-alat musik baru seperti yang sekarang kita gunakan.

Kalau dilihat dari manusianya, ada manusia yang suka mendengar musik dan ada manusia yang suka memainkan alat musik atau manusia yang suka mendengar dan memainkan alat musik, semakin kuat menandakan bahwa manusia selalu dan akan perlu musik. Itu adalah fakta, dan dari musik sebagian orang mendapatkan penghasilan juga. Berarti manusia adalah mahluk yang mempunyai kebutuhan akan musik. Apakah ada manusia yang tidak suka akan musik? Anda bisa menjawab sendiri…

Kenapa belajar musik penting?

Memainkan alat musik berarti melatih  koordinasi anggota tubuh, seperti bermain gitar mengkoordinasikan tangan kanan dan tangan kiri. Tangan kanan bertugas memetik senar (picking) dan tangan kiri bertugan menekan senar pada fretboard (fingering). Begitu pula pada alat musik yang lain misalnya drum, kedua tangan dan kedua kaki saling berkoordinasi dalam memukul drum, sedikit tidak terorganisasi maka permainan akan kehilangan tempo dan drumer tidak bisa mengiringi lagu dengan baik.

Dari koordinasi anggota tubuh bagian kanan dan kiri ini, otak sangat berperan karena otak kiri mengatur anggota tubuh bagian kanan, otak kanan mengatur anggota tubuh bagian kiri. Menurut beberapa sumber menyebutkan bahwa orang Indonesia mempunyai otak yang dominan adalah otak kiri, sedangkan otak kanannya kurang di-optimal-kan. Banyak orang Indonesia yang pandai (IQ tinggi) tapi mempunyai sosial (EQ) yang kurang, akibatnya mereka kurang pergaulan (Kuper). Kalau kita tahu bahwa orang sukses adalah orang yang mempunyai otak kanan (EQ) yang berkembang, karena para orang sukses mampu bernegoisasi (salah satu aspek EQ) dengan baik dan dapat mengkoordinir orang-orang pandai (IQ).

Dengan musik akan terlihat orang secara tidak langsung menyeimbangkan fungsi otak kanan dan otak kiri, banyak siswa lebih kreatif dalam memilih cara belajar yang sesuai sehingga nilai rapor tinggi, banyak orang yang bisa musik juga lebih bagus dalam bidang olahraga karena bagian ubuh sebelah kanan dan kiri terkoordinasi lebih sempurna. Tentunya masih banyak contoh lainnya, silahkan amati lingkungan disekitar Anda…

Kapan harus dimulai belajar musik?

Untuk belajar apapun haruslah dimulai sejak dini atau se-awal mungkin, usia bukanlah batasan untuk tidak belajar karena manusia harus tetap belajar sampai ajal menjemput (pembelajaran seumur hidup). Untuk anak kecil ada beberapa cara untuk mengetahui “apakah anak sudah bisa diajarkan musik”. Berikut caranya:

  1. Apakah Anak dapat membedakan tangan kanan dan tangan kiri?
  2. Apakah Anak harus dapat berhitung 1-10 dan mengenal huruf A-Z?
  3. Apakah Anak dapat memainkan jarinya? (misal: menggenggam pensil)
  4. Apakah tubuh Anak cukup besar dalam memegang gitar? (berkaitan dengan jangkauan tangan)
  5. Apakah Anak cukup matang untuk menghadapi frustasi dan latihan dan tekun untuk meningkatkan kemampuan?
Untuk usia minimal anak harus belajar memainkan alat musik adalah pada usia 8 tahun atau sembilan tahun.

Baca lebih lanjut

Listen to Music Gives Me Health

 Ya .. Musik memang memberikan banyak manfaat bagi kita sahabat musik, salah satu manfaat musik adalah untuk terapi. Terapi musik memang hal yang paling mudah dan menyenangkan dilakukan karna kita mendengarkan musik yang membuat kita nyaman dan tenang, dan banyak lagi manfaat dari musik. Oke sahabat musik bisa mengetahui apa aja manfaat musik bagi kesehatan diri kita simak ulasan berikut.

Manfaat Mendengarkan Musik

  • Mengurangi Stress

Stress diasosiasikan dengan banyak penyakit, termasuk juga beberapa penyakit mental yang timbul pada orang-orang yang mengalami stress tinggi. Dalam penelitian yang dilaksanakan, subyek diminta mendengarkan musik yang menenangkan selama setengah jam dua kali sehari. Subyek ini menunjukkan berkurangnya tingkat stress dan kecemasan.

Riset tahun 2011 dari lembaga sosial kesehatan mental menunjukkan, hampir sepertiga orang mendengarkan musik untuk memberikan semangat ketika sedang bekerja. Dan satu dari empat orang mengaku bahwa mereka mendengarkan musik saat perjalanan ke tempat kerja untuk membantu mengatasi stres.

Mendengarkan musik setiap sore hari atau ketika berangka kerja membuat kondisi psikologis seseorang menjadi lebih baik. Berdasarkan penelitian di University of Gothenburg, mendengarkan musik yang disukai setiap hari bisa menurunkan tingkat stres.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Depression and Anxiety, terapi musik memiliki efek menenangkan yang sama dengan terapi pijatan. Peneliti menemukan bahwa partisipan yang melakukan terapi pijatan selama lebih dari 12 minggu memiliki tingkat stres yang sama dengan orang yang mendengarkan musik. Baca lebih lanjut